<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="0.92">
<channel>
	<title>Kompilasi Tulisan Dahlan Iskan</title>
	<link>http://dikom.blogsome.com</link>
	<description>DIKOM - Dahlan Iskan Kompilasi</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Apr 2009 01:27:17 +0000</lastBuildDate>
	<docs>http://backend.userland.com/rss092</docs>
	<language>en</language>

	<item>
		<title>Mencoba Hotel &#8216;&#8217;Kempinsky'&#8217; Indonesia yang Baru (3-Habis)</title>
		<description>	Bernostalgia dengan Foto-Foto Hitam Putih Bung Karno  
	Usai mandi, saya ingin turun ke lobi. Teman saya sudah menunggu di lobi Hotel Kempinski Indonesia (d/h Hotel Indonesia) ini. Begitu keluar kamar, saya kembali terpikir bagaimana bisa membuat koridor ini lebih nyaman. Saya pun menyusuri koridor itu dengan perhatian penuh ke ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/04/03/mencoba-hotel-kempinsky-indonesia-yang-baru-3-habis/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan : Mencoba Hotel â? Kempinskiâ?Indonesia yang Baru (2)</title>
		<description>	Kamar Bersih dan Nyaman, Sayang Sulit Buang Kulit Pisang 
	 Begitu masuk kamar, bau cat masih terasa. Tidak apa-apa. Memang Hotel Kempinski Indonesia ini (d/h Hotel Indonesia) masih belum genap satu bulan. Semuanya masih serba baru. 
	&#8212;&#8211;
	BEGITU membuka pintu saya langsung terpana oleh lantainya yang kinclong. Seirama dengan hal-hal yang ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/04/01/dahlan-iskan-mencoba-hotel-a-kempinskiaindonesia-yang-baru-2/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan: Mencoba Hotel &#8216;&#8217;Kempinski'&#8217; Indonesia yang Baru (1)</title>
		<description>	SAYA suka mencoba hotel baru. Termasuk ketika Hotel Indonesia dibuka kembali dengan nama baru: Kempinski Indonesia. Namanya saja mencoba, saya siap dengan dua kemungkinan: kekurangan dan kelebihan. 
	Saya tidak akan komplain kalau saja menemukan kekurangan. Saya sendiri yang sudah mendirikan begitu banyak surat kabar (100 lebih?), juga selalu mengecewakan pembaca ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/04/01/dahlan-iskan-mencoba-hotel-kempinski-indonesia-yang-baru-1/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan : RAPBN Krisis, Arena Perjudian Obama</title>
		<description>	Presiden Barack Obama minggu-minggu mendatang ini seperti memasuki arena perjudian besar di Amerika Serikat. Bukan saja untuk dirinya, juga untuk negara adikuasa itu.
	Akankah &#8216;&#8217;perubahan'&#8217; yang dijanjikan selama kampanye bisa dia lakukan? Atau terganjal oleh DPR yang kini lagi membahasnya? Tantangan dari kalangan konservatif sangat kuat. Agenda perubahan yang dia ajukan ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/21/dahlan-iskan-rapbn-krisis-arena-perjudian-obama/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan : Lawan-Lawan Obama yang Mulai Tumbuh (5-Habis)</title>
		<description>	PENYEBAB kekalahan golongan konservatif atas golongan liberal di Amerika Serikat dalam pemilu lalu, menurut Rush Limbaugh, penyiar radio yang kalau ke mana-mana menggunakan pesawat pribadi itu, sederhana saja. &quot;Kita telanjur mengira semua orang tahu konservatifisme itu apa. Ternyata tidak,&quot; katanya. &quot;Ternyata banyak orang yang salah mengerti mengenai konservatifisme. Konservatifisme dikira ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/13/dahlan-iskan-lawan-lawan-obama-yang-mulai-tumbuh-5-habis/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan: Lawan-Lawan Obama yang Mulai Tumbuh (4)</title>
		<description>	PIDATO nasional Presiden Barack Obama mengenai rencana pendapatan dan belanja negara yang baru (2010) minggu lalu membuat golongan konservatif semakin meneguhkan sikap bahwa Obama memang benar-benar sedang membawa Amerika Serikat menuju ke &quot;kiri&quot;. Ini membuat golongan &quot;kanan&quot; yang semula masih berharap bahwa setelah terpilih Obama bisa lebih ke &quot;tengah&quot; kehilangan ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/12/dahlan-iskan-lawan-lawan-obama-yang-mulai-tumbuh-4/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan: Lawan-Lawan Obama yang Mulai Tumbuh (3)</title>
		<description>	PENANTANG utama Presiden Barack Obama lainnya adalah penyiar televisi. Bukan sembarang penyiar, dia adalah pengasuh acara yang khusus mengomentari masalah ekonomi dan keuangan di TV nasional CNBC. Dia seorang doktor ekonomi terkemuka, wartawan senior, dan juga pengajar di beberapa universitas penting. Dia juga pernah menjabat kepala tim ekonomi perusahaan keuangan ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/12/dahlan-iskan-lawan-lawan-obama-yang-mulai-tumbuh-3/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan : Lawan-Lawan Obama yang Mulai Tumbuh (2)</title>
		<description>	Memang tidak fair menilai Presiden Barack Obama gagal. Dia baru dua bulan menjadi presiden dan mewarisi kekacauan ekonomi yang gawat. Tapi, orang seperti Rush Limbaugh tidak mau tahu. Apalagi, keadaan ekonomi tidak berhenti merosot. Harapan yang terlalu besar kepada Obama dalam pemilu lalu rupanya mulai menimbulkan putus harapan. 
	Orang akan ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/10/dahlan-iskan-lawan-lawan-obama-yang-mulai-tumbuh-2/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan : Lawan-Lawan Obama yang Mulai Tumbuh (1)</title>
		<description>	KINI mulai muncul lawan-lawan yang membahayakan presiden Amerika Serikat yang baru, Barack Obama. Yang mengejutkan, musuh utamanya kini adalah seorang penyiar radio. Tentu kubu oposisi, Partai Republik, juga kian menunjukkan penentangannya, tapi tidak setelak penyiar radio itu. Maklum, Partai Republik sedang krisis kepemimpinan.
	 Begitu krisisnya sampai-sampai seorang pejabat Gedung Putih ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/09/dahlan-iskan-lawan-lawan-obama-yang-mulai-tumbuh-1/</link>
	</item>
	<item>
		<title>Dahlan Iskan : Lewat APBN, Obama Melawan Status Quo</title>
		<description>	begitu Obama terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, November lalu, harga saham di Wall Street tetap turun. Sejak terpilih sampai pelantikannya, harga saham merosot lagi sampai 1.500 poin. Ketika Obama mulai melakukan perubahan besar, harga saham anjlok lagi sebanyak 1.500 poin. Selasa lalu, indeks harga saham New York itu tinggal 6.700-an. ...</description>
		<link>http://dikom.blogsome.com/2009/03/05/dahlan-iskan-lewat-apbn-obama-melawan-status-quo/</link>
	</item>
</channel>
</rss>
